Tersangka Kasus Narkoba Ini Mengaku Beli Sabu Dari Bripka BS, Oknum Polisi Blora

0
1285

Oknum anggota polisi dari Polsek Tunjungan Polres Blora terjerat kasus narkotika dan obat terlarang. Polisi berpangkat brigadir kepala dengan inisial BS itu kini ditahan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Wachyono menyebut Bripka BS ditangkap oleh satuan reserse narkoba polres setempat.

“Saat ini masih dikembangkan penyidikannya apakah dia ini hanya pengguna atau ada indikasi pengedar pula,” terang Wachyono saat dihubungi Tribun Jateng Rabu (9/1/2019).

Hasil dari penyidikan dan proses pidana nanti akan mempengaruhi proses kode etik yang akan dilaksanakan di Polda Jateng. “Kalau dia nanti memang hanya pengguna nantinya akan di asesmen di polda, menjalani rehabilitasi di RS Bhayangkara, kalau indikasinya pengedar tentu akan menjalni hukuman pidana itu bisa dilihat dari barang buktinya jika memang di bawah 0,5 gram indikasinya pengguna,” ucap mantan Kabid Humas Polda Papua tersebut.

Bripka BS diringkus dengan barang bukti sabu seberat 0,12 gram. Ia tidak sendirian ketika dilakukan penangkapan. Dua warga sipil yang bersamanya juga ikut dicokok polisi. Ketiganya masih diproses oleh Kepolisian Resor Blora.

“Saat ini kami juga masih menunggu hasilnya apakah oknum anggota polisi ini hanya pengguna atau pengedar,” jelas Wachyono. Ia menjelaskan upaya bersih-bersih ke dalam terus dilakukan polri. Tahun 2018 lalu ia menyebut ada 10 anggota polri yang ditangkap karena mengkonsumsi sabu. Hukuman kode etik memang diserahkan kepada Propam, namun penangkapan ada di ranahnya.

“Mayoritas mereka yang tertangkap itu justru karena pengaruh dari para pengedar dan pengguna. Mereka berpikir dengan menggandeng polisi akan bisa lebih aman beraksi padahal enggak oknum polisinya juga kita tangkap,” pungkasnya.

Disebut Menjual Sabu

Bripka BS ditangkap anggota polisi pada hari Senin (7/1). Diringkusnya aparat penegak hukum itu ternyata justru berawal dari pengungkapan jual beli narkotika Polres Blora.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Wachyono menyebut sebelumnya anggota Satresnarkoba Polres Blora menangkap dua orang pelaku tindak pidana narkoba.

Kedua tersangka yang tidak disebut namanya itu diringkus pada hari Minggu (6/1/2018) sekitar pukul 22.45. Keduanya merupakan pembeli dan penjual yang sedang bertransaksi narkotika di wilayah Kelurahan Beran Kecamatan Blora Kabupaten Blora.

Dari hasil penggeledahan petugas mengamankan satu paket narkotika yang diduga jenis sabu yang dibungkus plastik klip warna bening kemudian dibalut menggunakan kertas gerenjeng rokok.

Selain itu petugas juga mengamankan dua buah Handphone yang dipakai untuk berkomunikasi. “Setelah dimintai keterangan di kantor pengakuan pelaku paket narkotika tersebut diperoleh dari
seorang anggota polri,” terang Wachyono.

Tersangka transaksi narkotika itu menyebut nama Bripka BS. Polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut. Mereka menangkap anggota polisi pada Senin, sehari setelah mengungkap kasus transaksi narkoba di kelurahan Beran.

“Tersangka yang dua orang itu mengaku mendapat sabu setelah menebus dengan harga Rp 300 ribu. Sekarang Bripka BS beserta barang bukti masih menjalanu pemeriksaan di kantor Satresnarkoba Polres Blora untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here