Polda Kalbar Gagalkan Peredaran Narkoba dari Laut, Hasil Tangkapannya Kembali Mencengangkan

0
2017

Kembali aparat kepolisian berhasil gagalkan peredaran narkotika melalui perairan (laut).

Kali ini jumlah narkotika yang berhasil di sita cukup lumayan besar yakni 8,24 Kg narkotika jenis sabu dan 18.762 butir pil Ektasi Informasi penangkapan narkoba dalam jumlah fantatis nan mencengangkan itu diperoleh saat upaya penyelundupan narkotika tersebut, aparat Ditresnarkoba Polda Kalbar mengendusnya merupakan jaringan Pontianak- Malaysia

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Gembong Yudha saat di konfirmasi membenarkan pihaknya telah berhasil mengamankan ‎sejumlah pelaku yang membawa narkoba jenis sabu dan pil ekstasi pada Senin (08/4/ 2019) pukul 09.00 wib di Desa Purun Jl Raya Pontianak – Sei Pinyuh kec Sei Pinyuh. “Lima orang yang diamankan terkait dengan tindak pidana narkotika ini, satu diantaranya terpaksa kita lumpuhkan karena melakukan perlawanan,”ujar Gembong pada Minggu (14/4/2019)

Dikatakannya lagi,” ‎bermula kita mengamankan pria berinisal MJ di pinggir jalan raya jurusan Pontianak-Sei Pinyuh, saat di lakukan penggeledahan terhadap barang yang di bawanya dan di temukan 2 tas ransel warna biru hitam yang berisi 2 kantong plastik warna hijau merk GUANYINWANG yang di lapis aluminium foil berisi sabu dan di bungkus plastik putih, 1 (satu) plastik GUANYINWANG warna hijau berisi sabu, 2 (dua) kantong transparan berisi sabu yg di bungkus kantong plastik hitam dan tas ransel merk Nike warna Orange Hitam berisi 3 (tiga) kantong besar silver berisi ekstasi warna coklat “ujar Direktur Resnarkoba Polda Kalbar.

Lanjutnya, Dari barang bukti narkoba yang diamankan berjumlah total 14.649, 1 (satu) kantong besar silver berisi ekstasi warna pink berjumlah 4113, 3 (tiga) kantong plastik transparan berisi narkoba jenis sabu.

Setelah diamankan MJ, anggota Ditresnarkoba Polda Kalbar melakukan pengembangan dan mengamankan IS di Desa Ambawang Kuala dan di temukan brang bukti narkoba satu klip transparan sedang di bungkus plastik hitam berisi sabu dan dua klip transparan sedang berisi sabu dan tas kecil serta HP. “Tak hanya itu anggota juga mengamakan tiga orang pria yang di duga kuat terlibat jaringa narkotika, tiga orang itu ABK Kapal Rajawali Laut-IV yakni UF, BD dan IK,”katanya.

“‎saat ini kita masih melakukan pengembangan, karena masih ada satu orang lagi yang sudah kita tetapkan sebagai DPO, ini merupakan jaringan Pontianak dan Malaysia,”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here