Karang Taruna Kelurahan Pondok Kopi Gelar Penyuluhan Narkoba untuk Remaja

0
850

Kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat, masih saja sering terjadi. Bahkan dari hasil penangkapan yang dilakukan Kepolisian dan BNN, mayoritas tersangka yang berhasil diamankan ini rata-rata dari kalangan pemuda.

“Sehingga perlu adanya upaya preventif, untuk mengatasi hal itu dan sangat diperlukan adanya kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ungkap Ketua umum Bakornas GMDM, Jefri Tambayong saat menghadiri acara sosialisasi yang dialaksanakan di Kelurahan Pondok Kopi bersama Karang Taruna.

Serta dirinya juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk berhati-hati terhadap kasus penyalahgunaan obat farmasi. Karena hukumanya jika menyalahgunakan obat-obatan itu bisa diganjar dengan Pasal 196 jo Pasal 98 Ayat (2), UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana pidana penjara maksimal 5 tahun.

“Jadi kita harus berhati-hati terhadap peredarannya, karena kalau sembarangan bisa terjerat hukum dan saya juga berharap seluruh elemen masyarakat bersatu dalam mengantisipasi penyalahgunaannya,” jelasnya, Senin (09/04).

Selain itu Jefri Tambayong menegaskan bahwa kehadiran ormas GMDM di Pondok Kopi tidak lain berangkat dari tanggung jawab moral dan keprihatinan terhadap kasus-kasus seputar narkoba, yang sudah pada tahap kritis sampai tingkat pelajar.

“Maka keikutsertaan masyarakat dalam pencegahan bahaya narkoba ini, Ormas GMDM sebagai bagian dari masyarakat mengadakan kegiatan-kegiatan sosialisasi untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba dengan melibatkan unsur Karang Taruna dan beberapa lembaga,” jelasnya.

Marsya Eka Putri sangat mengapresiasi atas kegiatan ini, karena pada dasarnya karang taruna khususnya di Pondok kopi merasa terpanggil terhadap efek buruk yang ditimbulkan dari narkoba, tawuran dan anarkis. Terlebih hampir yang menjadi korban narkoba itu dari kalangan anak muda, yang tentunya kalangan muda menjadi harapan di Pondok kopi.

“Oleh karena itu saya berharap khususnya karang taruna Pondok kopi di bawah pimpinannya ke depan, mampu merubah keadaan sosial tersebut, dalam arti siap dan konsisten dalam menyuarakan anti narkoba, tawuran, dan anarkis yang teraplikasikan dalam kehidupan sehari hari,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here