Diincar Bandar Dunia, BNN Sebut Indonesia Darurat Narkoba

0
347

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan peredaran narkoba di Indonesia sekarang tak lagi berada di tahap warning, melainkan sudah darurat sehingga butuh penanganan khusus. Tak hanya karena seluruh generasi muda atau milenial yang jumlahnya 40 persen dari total penduduk Indonesia rentan jadi penyalahguna narkoba, Indonesia kini dilirik sebagai pasar oleh bandar narkoba dunia.

Arman menuturkan faktor ketidakpedulian masyarakat terhadap bahaya narkoba jadi satu kendala dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di Indonesia.

Pasalnya permintaan suplai narkoba dari penyalahguna narkotika di Indonesia setiap tahunnya melonjak sehingga bandar narkoba terus memproduksi tanpa takut merugi.

“Masyarakat harus ikut terlibat langsung untuk meminimalisir permintaan dari masyarakat. Artinya pasar harus kita hilangkan atau paling tidak kita kurangi, dikecilkan supaya tidak ada lagi permintaan dari masyarakat,” ujarnya.

Selain penegak hukum, Arman mengharapkan peran berbagai organisasi peduli pemberantasan narkoba seperti Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) melakukan penyuluhan bahaya narkoba.

Dia menyebut organisasi peduli pemberantasan narkoba merupakan satu sumber daya manusia yang keterlibatannya diperlukan.

“Harus semua sumber daya, baik semua manusia dan peralatannya diarahkan ke sana, digunakan ke sana karena situasinya sudah darurat. Kalau situasi normal mungkin kita tidak terlalu peduli seperti sekarang,” tuturnya.

Ketua Umum GMDM Jefry Tommy Tambayong menyatakan anggotanya mendukung gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Dalam Rakernas GMDM tahun ini, Jefry menyebut penyuluhan bahaya narkoba ke generasi milenial dan mendukung penegak hukum membasmi bandar narkoba jadi fokus utama. “Kami akan fokus ke anak milenial karena milenial ini kedepannya akan menjadi pemimpin bangsa. Penindakan untuk para bandar narkoba silakan, kalau perlu tembak di tempat,” ucap Jefry.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here